bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Tips Menghadapi Penculikan

the-finder-02.jpg

Seorang mahasiswi Universitas Bina Nusantara (Ubinus) diculik, dirampok, dan diperkosa pada hari Sabtu (16/2) lalu. Beritanya baru muncul Jumat (22/2) kemarin dan langsung bikin heboh. Efeknya tentu saja mahasiswi yang lain ketakutan. Kejadian serupa -tapi tak sama-pernah menimpa mahasiswi Ubinus lainnya pada 30 Maret 2007. Bahkan pada 21 Januari 2008 lalu seorang mahasiswa Ubinus juga pernah diculik. Berikut saya menyajikan sejumlah tips yang insya Allah berguna.


TIP UTAMA:
  1. Lawan! Jangan takut melawan. Berteriak sekencang-kencangnya akan membuat penyerang kaget. Secara psikologis suara keras akan memberikan efek kejut. Bila punya alarm khusus personal, bunyikan.
  2. Tetap tenang dalam ancaman. Ini sulit, tapi harus bisa dilakukan. Bila sempat kontak mata dan diancam dengan todongan senjata, tatap balik matanya dan berusahalah mencari celah. Penjahat pemula akan grogi dan kesempatan ini bisa dipakai untuk lari.
Tip menghindari ancaman kejahatan di jalan:
  • Penculik pasti mengincar uang. Di Indonesia belum ada maniak seks yang sampai berani menculik dari tempat umum. Jadi, intinya jangan berpenampilan mewah. Hal ini termasuk memakai pakaian ‘yang mengundang’ dan mengaktifkan HP di tempat umum.
  • Setiap penjahat pasti memilih sasarannya. Mereka misalnya tidak akan mengambil resiko melakukan tindak kejahatan pada pria berbadan tegap dan berotot. Jadi, baik anda pria maupun wanita, cobalah berjalan dengan tatapan ke depan dan tegap. Jangan berjalan dengan menunduk karena secara psikologis anda terlihat lemah.

Tip Naik Taksi dan Angkutan Umum:

  • Bila anda memang punya uang cukup, naik taksi adalah pilihan terbaik. Akan tetapi, sayangnya taxi yang bagus dan bisa dipercaya di Jakarta bagi saya hanya ada dua: Blue Bird Group -termasuk Morante,Lintas Buana,Cendrawasih,Pusaka Nuri,Pusaka Biru,Pusaka Sentra,Pusaka Prima Transport dan tentu saja Silver Bird- (semua berwarna biru kecuali Silver Bird yang hitam), dan Express (warna putih). Semua taksi berwarna biru selain Blue Bird Group saya anggap tidak layak dipercaya karena dari segi marketing saja mereka melakukan copycat ide. Hati-hati dan waspada bila malam hari untuk memastikan lampu atap yang dibuat amat mirip. Di peringkat kedua bagi saya sebagai alternatif ada Taksi Putra (biru tua), Taxi Cab (kuning), dan Gamya (hijau).
  • Saya selalu memastikan nomor polisi taksi, nomor pintu, dan nama pengemudi. Amati baik-baik wajah pengemudi. Bila tidak yakin, jangan naik. Catat di handphone anda dan kirimkan sms ke orang terdekat anda. Misalnya: “Ma, aku naik taxi apa no. polisi berapa pengemudinya namanya siapa dari dekat kampus jam segini.”
  • Minta pengemudi taksi membuka bagasi untuk memastikan tidak ada penumpang gelap.
  • Bila menumpang angkutan umum adalah pilihan Anda, pastikan ada penumpang lain di dalamnya dan tidak semuanya pria. Perhatikan dengan baik pula para penumpang. Bila kelihatan saling kenal, jangan naik.

Tip Melakukan Perlawanan:

  • Jangan takut pada senjata apa pun yang dipegang penyerang. Secara psikologis, membunuh orang itu sulit. Jadi bahkan penjahat pun akan berpikir beberapa kali untuk membunuh.
  • Hati-hati melawan bila dari nafas penyerang tercium bau alkohol. Orang mabuk akan meningkat adrenalinnya sehingga cenderung nekat karena otaknya terganggu. Cobalah menyerang keseimbangannya yang terganggu misalnya dengan menyelengkat (saya bingung mencari padanan bahasa Indonesia baik dan benarnya: menyapu?) kakinya.
  • Sebagai pengamanan pribadi, bawalah alat penyemprot. Bila ada dana, belilah alat penyemprot mata khusus. Tapi bila tidak, anda bisa membawa parfum pria berbotol kaleng yang bisa dibeli di supermarket atau penyemprot penyegar mulut yang bisa dibeli di apotek. Kalau tidak ada juga, coba sedikit kreatif dengan melarutkan campuran cabe dan merica dan dibungkus plastik kecil yang biasa dipakai pedagang es termos. Pakai semua alat ini ke arah mata penyerang.
  • Bagi Anda yang menguasai bela diri, pasti mengetahui ada beberapa titik lemah di tubuh manusia: mata, selangkangan, lutut depan dan belakang, pangkal bahu, dan bagian samping perut. Khusus di pria, ada titik lemah tambahan: jakun di leher. Bagi awam, umumnya mencoba menendang selangkangan pria. Namun ternyata ini justru tidak disarankan terutama bagi wanita. Sebabnya, bagi yang tidak menguasai bela diri, melakukan tendangan setinggi pinggang atau lebih tinggi -apalagi bila penyerang lebih tinggi- sangat sulit. Maka, yang disarankan adalah menendang bagian bawah lutut depan. Inilah bagian yang diketuk dengan palu saat dokter memeriksa refleks seseorang. Dijamin asal tendangan kuat, penyerang akan jatuh terduduk.
  • Bila penyerang lebih dari seorang, pilih yang fisiknya terlihat paling lemah dan serang.
  • Jangan berharap bisa berkelahi ala film kungfu meski anda menguasai bela diri. Begitu penyerang jatuh atau lengah, larilah segera.
  • Bila dibekap dari belakang, masukkan tangan Anda ke arah siku bagian dalam pembekap, tekan ke arah luar untuk melepaskannya. Lari segera begitu terbebas.
  • Tetap berisik dengan berteriak-teriak sewaktu melawan.

Bila Terlanjur Diculik:

  • Jangan sampai masuk ke mobil yang mereka siapkan. Bila ini sudah terjadi, teruslah berteriak dan melawan. Waspada terhadap mobil yang melambat menuju tempat anda berdiri. Lihat plat nomor dan amati jenis mobilnya setiap mobil yang mendekat dan melambat.
  • Bagi yang wanita, bila anda dilecehkan secara seksual, teruslah melawan. Secara psikologis lelaki akan gusar. Anda mungkin akan dipukuli tapi ini akan mempertahankan harga diri anda sekaligus mengulur waktu.
  • Juga bagi wanita, bila ada tanda-tanda hendak diperkosa, coba katakan anda sedang haid sebelum mereka melakukan apa-apa.
  • Jangan sampai anda diikat karena bila ini terjadi praktis anda sudah berada dalam kekuasaan mereka. Cobalah bicara tenang dan lembut bahwa anda akan bekerjasama dengan mereka sehingga tidak perlu diikat. Buka tas anda dan berikan dompet anda sebagai tanda kerjasama anda. Panggil mereka “Bang” karena itu akan menghormati mereka dan secara psikologis ia merasa dekat.
  • Ingat baik-baik wajah pelaku. Ciri-ciri wajah (warna rambut, bentuk wajah, ada kumis atau tidak, ada bekas luka atau tidak) dan logat bicara dari suku apa, juga ciri khasnya (pakai gelang akar bahar, bentuk tato). Perhatikan pula bila mereka saling memanggil di antara mereka, coba kenali nama panggilannya. Ingat sebanyak mungkin pembicaraan mereka.
  • Ingat baik-baik rute kendaraan anda dan perhatikan tempat-tempat yang dilewati. Bila dibawa ke rumah, perhatikan detail rumahnya.
  • Gunakan kesempatan berteriak atau mata menunjukkan minta tolong bila mulut anda dibungkam saat bertemu orang lain. Kelemahan dari mahasiswi Ubinus yang jadi korban pekan lalu adalah ia tidak menggunakan kesempatan untuk minta tolong pada petugas dan tamu hotel. Penjahat tidak akan ambil resiko membawa korban yang terikat atau dibungkam ke tempat umum.
  • Bagi keluarga, segera hubungi polisi bila terjadi penculikan. Jangan hiraukan ancaman penjahat yang akan mencelakai korban bila lapor polisi. Aparat keamanan akan bekerja dengan hati-hati sehingga keluarga yang diculik hampir pasti akan diselamatkan. Usahakan pers jangan tahu lebih dulu.
  • Ketahuilah nomor pos polisi terdekat dari rumah Anda yang berupa nomor PSTN/nomor rumah. Karena nomor 112 dan sms 1717 seringkali terlalu sibuk dan tidak merespon.
  • Bila terlanjur terjadi perkosaan, jangan membersihkan diri dengan mandi atau mengelap sperma pelaku. Itu adalah bukti bagi polisi.

Foto illustrasi: capture dari film The Finder

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Belajar Bahasa Inggris