bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Vitamin, Potensial Perlambat Alzheimer !




Vitamin merupakan zat organik yang diperlukan tubuh manusia dalam jumlah sedikit, tetapi fungsinya sangat penting untuk mempertahankan gizi yang normal.

Vitamin dapat diperoleh dari makanan, baik berasal dari hewan maupun tumbuh-tumbuhan, sayuran, dan buah-buahan .

Vitamin memiliki sifat fisik dan kimiawi, yakni ada yang bersifat larut dalam air, seperti vitamin C dan vitamin B kompleks, sedang lainnya bersifat larut pada lemak, seperti vitamin A, D, E dan K.

Sebuah analisis data klinik akurat menunjukkan, vitamin E dan beberapa obat yang secara umum dapat mengurangi berbagai macam penyakit radang, diperkirakan mampu memperlambat timbulnya penyakit Alzheimer, yakni penyakit yang dalam jangka panjang mengurangi kemampuan mental dan fisik seseorang.

"Hasil penelitian kami menunjukkan kekonsistensian manfaat vitamin E yang sangat potensial memperlambat pertumbuhan penyakit yang dapat mengurangi fungsi mental dan fisik. Sementara obat anti-radang mempunyai sedikit manfaat untuk memperlambat penurunan daya kognitif pasien yang terserang penyakit Alzheimer," kata Dr Alireza Atri kepada Reuters yang dipublikasikan dalam rubrik kesehatan.

Selama ini, vitamin E yang bersumber dari daun-daunan, benih sereal, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kuning telur berfungsi untuk mencegah oksidasi vitamin A dan karotin dalam usus dan dalam proses reproduksi.

Menurut Ensiklopedi Indonesia, vitamin E (tocopherol) bersifat larut dalam lemak, sangat tahan panas dan cahaya, tapi cepat rusak dalam minyak kedaluarsa. Oleh karena itu, vitamin yang larut dalam air tidak dapat disimpan dalam tubuh, sedangkan vitamin yang larut dalam lemak dapat disimpan dalam tubuh.

Sementara itu, data yang dikutip Reuters dari petemuan tahunan Masyarakat Akademik Ilmu Kesehatan Anak di Baltimore menyebutkan, lebih dari sepertiga kaum ibu dan lebih dari separuh bayi dari para ibu itu menderita kekuarangan vitamin D pada saat proses melahirkan, kata para peneliti.

Suplemen vitamin D pada masa perawatan sebelum melahirkan tidak dapat sepenuhnya melindungi tehadap kekurangan vitamin D tersebut.

Disebutkan, vitamin D yang bersifat larut dalam lemak, tahan oksidasi, tahan panas, asam dan basa itu berfungsi untuk pertumbuhan dalam penyerapan dan metabolisme Ca (kalsium) dan P (Fosfor), dalam membentuk tulang dan gigi.

Vitamin D bersumber pada hati, telur, bahan makanan sumber vitamin yang larut dalam lemak.
Sumber:kompas
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Belajar Bahasa Inggris